You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Teluk Santong
Logo Desa Teluk Santong
Teluk Santong

Kec. Plampang, Kab. Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat

JANGAN LUPA CEK FACEBOOK SANTONG MENGGODA

DISKUSI PENGEMBANGAN WISATA BAHARI DESA TELUK SANTONG

LILIS FITRIYAH 18 Juli 2025 Dibaca 160 Kali
DISKUSI PENGEMBANGAN WISATA BAHARI DESA TELUK SANTONG

Teluk Santong, 18 Juli 2025 

Dalam upaya mendorong potensi wisata berbasis alam dan pelestarian lingkungan, Desa Teluk Santong menggelar diskusi pengembangan Wisata Bahari yang berlangsung pada Rabu, 16 Juli 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, antara lain Bapak Masjude, S.H selaku Kepala Desa Teluk Santong, Bapak Muh Fahruddin, M.Si selaku dosen dari Universitas Teknologi Sumbawa (UTS), Bapak Firmansyah, S.Pd Ketua BPD Teluk Santong, Bapak Muhammad Muis dari Wildlife Conservation Society (WCS) bersama rekan-rekan, serta tokoh masyarakat setempat.

WhatsApp_Image_2025-07-15_at_22-48-17_6a722c73  

Diskusi ini menjadi ajang pertukaran gagasan untuk menyusun rencana strategis dalam mengembangkan kawasan wisata bahari sebagai destinasi ekowisata yang berkelanjutan. Dalam sambutannya, Kepala Desa Teluk Santong, Bapak Masjude, S.H menyampaikan pentingnya keterlibatan semua pihak dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pariwisata.

“Kami ingin menjadikan mangrove sebagai potensi desa yang dapat dinikmati wisatawan, tanpa mengabaikan fungsi ekologisnya,” ujar beliau.

Dosen dari UTS yakni Bapak Muh Fahruddin, M.Si memberikan masukan ilmiah terkait tata kelola ekowisata dan potensi riset lingkungan yang bisa dikembangkan di kawasan tersebut. 

Sementara itu, Bapak Muhammad Muis dari WCS menekankan pentingnya edukasi lingkungan dan pelibatan generasi muda dalam menjaga ekosistem mangrove.

Ketua BPD dan tokoh masyarakat juga aktif memberikan pandangan terkait harapan serta tantangan yang dihadapi masyarakat dalam pelestarian alam dan pengembangan wisata bahari.

Hasil dari diskusi ini akan dirumuskan lebih lanjut dalam bentuk rencana aksi bersama, termasuk pembuatan jalur tracking mangrove, pelatihan pemandu lokal, dan promosi wisata berbasis komunitas.

Kegiatan ini menjadi langkah awal yang positif menuju sinergi antara pemerintah desa, akademisi, dan masyarakat dalam menciptakan wisata yang ramah lingkungan dan berdampak ekonomi bagi warga Teluk Santong.

WhatsApp_Image_2025-07-15_at_22-48-17_8b743df9 

WhatsApp_Image_2025-07-15_at_22-48-17_4a8e970f 

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image